Gue masih kesal kenapa masih banyak yang ga tau dimana lab gue berada. Emang sih laboratorium optik teknik fisika masih kalah tenar dibandingkan ama INDI dan SISIN (keduanya adalah lab kontrol dan sistem instrumen yang ada di labtek 6) atau dibandingkan dengan lab Material Komputasi dan Fisika Bangunan (yang sukses membikin 2 seminar selama liburan ini). Well, tenar ato tidak gue bangga ama lab gue.
Sedikit cerita mengenai ketidakterkenalan lab gue adalah tebakan Radix yang menyatakan kalo lab gue adalah lab Fotografi. Please deh, ngapain jurusan teknik niru-niru FSRD sih, kita kan punya spesialisasi masing-masing. no offebse ya dix.
OK, berikut ini 5 Alasan mengapa gue TA di Optik:
Pertama, faktor pembimbing. Bukan berarti pembimbing lain jelek, tetapi di sosok pembimbing gue (sebut saja namanya AH) terlihat betapa seriusnya untuk melakukan proyek ini. Alhasil, dengan dukungan dari pak AH, gue merasa ada perasaan aman tidak akan ditinggalkan oleh pembimbing seperti beberapa teman yang lain. Padahal pak AH ini cukup sibuk karena selain menjadi guru besar di FT beliau juga menjabat sebagai ketua dewan riset nasional.
Kedua, faktor keunikan topik. Bagi yang belum tau topik TA gue biar gue kasih tau sekarang: Multi-spectral photography judul yang unik kan. Ciri khas pak AH dalam membimbing adalah topik yang dia berikan adalah sangat jarang sehingga ada tantangan sendiri dalam mengerjakannya. Dan rasanya di lab optik sendiri belum ada yang mengerjakan TA ini sebelumnya.
Ketiga, Murah. Ups, ketauan deh disini betapa pelitnya saya. TA ini dibiayai oleh pembimbing sendiri sehingga (semoga) gue tidak keluar biaya sepeserpun.
Keempat, Terjebak. Hehehe… Tugas khusus semester 7 kemaren tekah sukses menjebak gue masuk kedalam lab optik. Mungkin karena pernah merasakan tidur selama 3 hari (sendirian, gege dan rira dimana kalian???) malam di lab ini memberikan ikatan batin bagi diri ini. (sok romantis)
Kelima, Kamera (pinjaman) baru. Seperti yang gue sebut diatas di TA ini benar-benar gratis tis tis tis. Malah gue dibelikan kamera SLR oleh pak AH sebagai alat percobaan. Meski tidak seperti Nikon D300 atau D80 seperti yang gue rencanain, tapi Nikon D40 juga bagus kok. Insyaallah, kamera ini akan saya gunakan sebaik-baiknya baik untuk keperluan lab optik maupun pribadi hehehehe.
Menyesalkah saya TA di optik? Mungkin ada sedikit penyesalan, terutama karena ekspetasi pak AH dan bu EJ sangat besar terhadap perjuangan saya ini (sampai harus menjelaskan di kelas) tetapi kalo manusia serius memperjuangkan yang dia impikan semua pasti bisa dicapai ko. Selain itu rencana saya TA di Optik merupakan rencana pendahuluan saya sebelum maju ke pertempuran yang berikutnya.






Our Commentator