06
Sep
08

Resensi Buku: “ROMA”

Judul: “ROMA, Kisah Epik Dari Zaman Romawi Kuno”

Pengarang: Steven Saylor

Harga: sekitar Rp. 100ribuan

Tidak seperti biasa kali ini saya mencoba untuk meresensi salah satu buku favorit yandi. Selamat membaca.

Ini adalah buku yang saya beli ketika lagi mecoba mencari bahan-bahan romawi kuno. Awalnya saya mengira ini buku sejarah yang berisi plot-plot sejarah dan gambar-gambar romawi. Dan saudara-saudara sekalian, ternyata saya salah!

Buku ini adalah sebuah novel.  Bukannya saya anti novel, tetapi prinsip saya daripada beli buku cuma untuk dibaca sekali mending yang sarat info biar bisa dibaca berulang-ulang. And guess what? Saya salah lagi.

Ini benar-benar buku yang bagus. Plot ceritanya tersusun rapi, bahkan bisa dikatakan unik. Tidak ada tokoh utama yang berperan solo di sini. Yang menjadi tokoh utamanya adalah garis darah atau pohon keluarga. Benar-benar unik dan cocok untuk menggambarkan perkembangan sebuah kota dengan legenda yang melingkupinya.

Cerita dimulai pada sebuah lokasi yang kelak akan menjadi kota roma. Sebuah daerah yang merupakan rute pedagang garam dan berada di tepi sungai tiber. Disini kita akan bertemu dengan tokoh awal yang menjadi nenek moyang dari tokoh-tokoh lain dalam cerita. Disini dimulai lah legenda pertama kota roma, yaitu Fascinus, dewa (atau dewi???) pertama bangsa  roma yang berbentuk unik (seperti P**** dengan sayap). Pohon keluarga yang lahir merupakan cabang dari keluarga potitus dan pinarius.

Cerita terus berlanjut hingga bab-bab berikutnya: legenda Hercules dan Cacus, cerita tentang remus dan romulus (pendiri kota roma atau lebih tepatnya dinding kota roma),  cerita tentang perawan vestal, penaklukan-penaklukan roma terhadap sebagian  eropa dan afrika,  dan tentu saja cerita tentang Julius Caesar, dan Kaisar pertama roma, Augustus).

Banyak informasi menarik yang saya dapat dari buku ini. Apakah kamu tahu arti awal dari kata caesar?   Caesar adalah nama keluarga yang berarti “pemilik rambut kepala yang bagus”. Karena imperialisme romawi dan kekuasaan julius caesar di senat (ingat! julius caesar tidak pernah diangkat ataupun mengangkat dirinya sendiri sebagai kaisar romawi) maka entah sejak kapan kata caesar berarti pemegang kuasa atas daerah yang sangat luas. Selain itu buku ini juga memberikan gambaran akan nasib suatu imperium yang menjadi sangat  besar dan demokratis namun rapuh dan penuh intrik sehingga melupakan jati dirinya sendiri. Benar-benar mirip dengan Amerika Serikat, bahkan penulis buku ini juga mengakuinya.

Penulis buku ini, Steven Saylor memang merupakan ahli sejarah yang sangat mumpuni. Jalinan cerita dari Roma merupakan hasil penelusuran panjang terhadap literatur-literatur sejarah dari Titus Livius, William Smith, Cicero, dan Ovid.

Tidak rugi rasanya membaca buku ini (awalnya merasa sedikit rugi, membayar Rp. 1xx Ribu  untuk sebuah novel). Tetapi jalinan cerita yang rumit dan kisah sejarah yang penuh dengan intrik (dan juga kemiripan ceritanya dengan AS) membuat saya penasaran dan terus membaca buku ini sampai habis.

Benar-benar bagus. Poin saya untuk buku ini adalah 8.0/10.

Selamat membaca!


4 Responses to “Resensi Buku: “ROMA””


  1. September 10, 2008 pukul 3:47 pm

    catatan untuk nama Caesar:

    nama Caesar memang nama sub-gen dari keluarga Julii (klan-nya Gaius Julius Caesar dkk). tapi yang mempopulerkan penggunaan Caesar sebagai padanan kaisar, czar, ataupun Kaiser bukanlah Julius Caesar, tetapi Augustus…

    ceritanya, saat Julius Caesar terbunuh pada Ides of March, maka Oktavianus (nama kecil Augustus) meminta nama Caesar sebagai warisannya…maka dengan demikian Octavianus memiliki nama lengkap Gaius Julius Caesar Octavianus (dan menjadi Gaius Julius Caesar Octavianus Augustus saat dia menguasai Romawi). nah, sejak saat itulah muncul aturan tidak resmi: setiap penguasa Romawi akan mencantumkan nama lengkap Augustus sebagai gelarnya–dan ini berarti juga nama Caesar…

  2. 2 yandhie
    September 10, 2008 pukul 7:27 pm

    Terima kasih atas infonya dix…
    kesimpulan setelah membaca lagi buku ini: kota romat idak dibangun dalam sehari….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Human Calender

My beloved reader

  • 122,601 orang

Survei Mahasiswa

Tok…Tok… Anybody Home?

A little bit about my personality

Click to view my Personality Profile page

Our visitors


%d blogger menyukai ini: