16
Sep
08

Ada Apa Dengan Baksil?

Hmmm… Rasanya saya telat beberapa hari untuk memposting tulisan ini… Wah gapapa deh… Yang penting apresiasi saya tersampaikan….

“Idealnya daerah Bandung Utara dan Barat banyak ditumbuhi pepohonan untuk menyimpan cadangan air,” ujar anggota Dewan Pakar Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) Sobirin

Babakan siliwangi adalah hutan kota. Disini terdapat daerah resapan air dan mata air yang dulunya dipakai oleh Air Ganesha sebelum bangkrut.

Permasalahan yang ada sekarang dengan babakan siliwangi adalah rencana untuk menjadikan tempat ini sebagai area komersil. Saya kurang menangkap mengenai apa yang dimaksud oleh area komersil… Permasalahnya begini… (Berdasarkan perkataan bu yuli, ketua sarpras ITB) Dahulu rencana pembangunan babakan siliwangi (disingkat dengan istilah baksil) adalah untuk restauran dimana pengunjungnya bisa melihat seniman melukis… Seperti Pasar seni Ancol. Tetapi sekarang para seniman tersebut dipindahkan ke kebun binatang…

Hmm, mencurigakan. Ada apakah gerangan?

Dari beberapa blog yang saya baca terlihat bahwa rencana pembangunan baksil ini berkaitan untuk membangun mall semodel Ciwalk dan Paris van Java. Hmmmf…. UUD (ujung-ujungnya duit)…

Lalu permasalahannya dimana? Banyak…

Dengan semakin berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH) di kota bandung menyebabkan muka air tanah berkurang, pasokan air minum berkurang, dan banjir merajalela… Apakah kita mau hal seperti ini terjadi?

Beberapa teman saya seperti Shally dan Radix memasukkan tulisan mengenai permaslahan baksil ini ke dalam blog mereka. Dan saat ini KM ITB berupaya memperjuangkan agar pihak pengembang mengurungkan niat mereka membangun baksil. Klik disini untuk info lebih lengkap.

Berikut adalah postingan dari beberapa blog:

Dari Blog Radix:

Manifesto Babakan Siliwangi

  1. Bandung adalah milik bersama. Oleh karena itu setiap warga Bandung berhak untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan masa depan kotanya.
  2. Pemerintah kota mengemban amanah agar membawa Bandung menjadi kota yang memiliki tingkat kenyamanan berhuni, sosial dan ekologis yang sangat tinggi.
  3. Sebagai salah satu syarat untuk mencapai tingkat kenyamanan berhuni adalah disediakannya ruang terbuka hijau yang tidak saja berfungsi sebagai paru-paru kota, tapi juga untuk kepentingan sosial warga kota dalam berkehidupan sehari-hari.
  4. Pemerintah kota Bandung harus mampu mencapai target ruang terbuka hijau sebesar 30 persen dari luas total kota. Oleh karena itu Babakan Siliwangi sebagai bagian dari sistem ruang terbuka hijau Bandung harus dipertahankan keberadaannya.
  5. Menolak komersialisasi Babakan Siliwangi.

Bandung, 31 Agustus 2008
Masyarakat Peduli Babakan Siliwangi

Dari Blog Shally:

“…Tebak berapa luas Bandung Indah Plasa. Berapa? duaribu, limaribu? Lantai dasarnya saja berluas limabelas ribu meter persegi sementara lantai dasar Ciwalk tanpa bagian ekstensionnya berluas sekitar enam ribu meter persegi. Tidak masuk di logika saya bahwa seabrek-abrekfasilitas tempat pertunjukan, butik, pusat kebudayaan, dan sarana olah raga tadi akan cukup menempati lot seluas dua ribu meter persegi. Masih mau membodohi kami?…”

Dari Blog Shana:

“…Jadi, kini seberapa jauh kita dari akhir perjuangan? itung-itungannya, bandung harusnya memiliki 30% lahan RTH, dimana sekarang ini baru mencapai 8%. yo, mari masyarakat bandung yang merasa memiliki – harusnya mah iya – baksil, jadikan babakan siliwangi ruang terbuka hijau milik kita semua, ruang publik yang bisa menjadi wadah pengembangan masyarakat bandung berkelanjutan. jangan hanya secara tertulis dan aturan kita membuatnya demikian, namun ayo kita tancapkan di hati dan lakukan dalam bentuk perbuatan…”

Dari Blog AAA:

“…Satu-satunya calon yang tidak hadir waktu itu adalah Dada Rosada. Sekarang, setelah beliau dinyatakan menang, walaupun belum dilantik, tampaknya sudah ada pihak-pihak yang mulai memaksakan keinginannya untuk menyulap kawsan hijau dan terbuka Babakan Siliwangi menjadi kawasan bisnis. Perusahaan yang mengaku sudah punya IMB tersebut adalah perusahaan yang sudah lama “menguasai Bandung”, yaitu Istana Group….”

Gawat teman…

Disela-sela isu pemanasan global dan krisis energi ternyata di halaman belakang rumah kita sendiri (bagi yang merasa mahasiswa ITB) ada permasalahan yang perlu diselesaikan bersama…

Ayo teman-teman… kita cegah pengrusakan lingkungan ini. Kita bisa berkontribusi bersama dengan menggunakan people power dari blog dan petisi online.

Syukur-syukur yang berwenang bersedia mendengarkan…

Babakan Siliwangi bandung

Babakan Siliwangi bandung

 

Ingin Berkontribusi? klik link di bawah ini:

 http://www.petitiononline.com/baksil/


3 Responses to “Ada Apa Dengan Baksil?”


  1. 1 turnip
    September 17, 2008 pukul 3:24 am

    selain merusak kondidi lingkungan,
    juga akan merusak stabilitas daerah sekitar,,

  2. 2 nunu
    September 17, 2008 pukul 10:43 pm

    Lah kok Kita tidak ada yang protes ama DOSEN kita yang bohongin kita dengan bilang AIR GANESHA ambil air minum dari mata air…….HA HA HA, jangan kita bodoh kawan kawan……semangat kita boleh tapi jangan dimanfaatkan segelintir orang yang juga punya kepentingan. DUIT!!

    Kalau tolak komersialisasi, gmana nasib orang orang yang selama ini bikin DUIT dari BAKSIL ? Tukang Parkir kolam renang, Seniman yang Jualan Lukisan, Karcis masuk, semua kan komersil……….

  3. September 19, 2008 pukul 9:17 pm

    Ada apa dengan Baksil? Dengar-dengar katanya namanya mau dirubah menjadi (Pem)Babatan Siliwangi ya? Mudah-mudahan rencana itu tidak akan pernah terjadi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Human Calender

My beloved reader

  • 122,601 orang

Survei Mahasiswa

Tok…Tok… Anybody Home?

A little bit about my personality

Click to view my Personality Profile page

Our visitors


%d blogger menyukai ini: