19
Nov
08

Pro Kontra Poligami

Hanya bercanda, jangan dianggap serius ya 😀

Mestinya Aa Gym, Syech Puji, dan Puspo Wardoyo baca ini dulu sebelum memutuskan untuk poligami atau tidak.

Pihak-pihak yang pro poligami :

1. Kalau harus memilih Poligami atau Policarpus, keluarga Munir pasti lebih memilih Poligami.

2. Astrid, penyanyi yang mempopulerkan “Jadikan Aku Yang Kedua” dalam album Cilapop 2006 adalah artis yang paling mendukung poligami.

3. Sebagian besar staf departmen kesehatan juga lebih mendukung para pria di negeri ini poligami daripada polio (lumpuh). Tetapi dengan syarat jumlah istrinya dibatasi, karena apabila tidak dibatasi maka pria yang terlalu banyak poligami juga bisa berakibat lumpuh.

4. Sebagian besar dokter menyambut baik poligami karena akan menambah bidang spesialisasi kedokteran setelah di beberapa klinik dijumpai Poli-Anak, Poli-THT, Poli-Saraf, dll. Para dokter ini kemungkinan akan berseberangan dgn BKKBN, karena keberadaan poligami dapat berkembang secara paralel dengan “Poli-Anak” (banyak anak), sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu program KB Nasional.

5. Sebagian perguruan tinggi negeri mendukung poligami sebagai bagian dari politeknik untuk menghasilkan tenaga kerja siap pakai.

Pihak-pihak yang tidak / kurang suka dengan Poligami :

1. Orang yang baru bisa naik sepeda lebih pilih Polygon daripada poligami.

2. Keluarga besar Djarum Kudus & Hartono Elecronics kurang setuju dgn poligami karena dikhawatirkan bisa menjadi pesaing Polytron.

3. Kalangan olahragawan kurang setuju dengan adanya poligami karena dikhawatirkan dapat mengganggu program pengembangan poli pantai. Mereka juga mempertanyakan persiapan arena bermain poligami sebelum cabang ini dipopulerkan.

Saya menambahkan:

Pro: Orang-orang yang baru belajar persamaan polynomial di kalkulus bakal memilih poligami karena lebih enak dipecahkan persamaannya. Dan rasanya juga jelas lebih nikmat. Maknyuss…

Kontra: Mahasiswa-mahasiswi jurusan kimia/teknik kimia, pekerja pabrik plastik, dan pengusaha dan pedagang plastik di seluruh dunia. Mereka akan lebih memilih polimer daripada poligami. Mereka juga akan mempertanyakan kualitas poligami sebagai material, terutama bila digunakan sebagai pengganti polimer (plastik). Apakah ikatan poligami lebih kuat dari polimer?

Saya ambil dari sini


2 Responses to “Pro Kontra Poligami”


  1. November 19, 2008 pukul 1:34 pm

    y ampun kak,,
    udah baca bener2 dari judulnya,,
    pas di baca ampe abis,,ternyata eh ternyata,,
    hohohohho


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Human Calender

My beloved reader

  • 122,601 orang

Survei Mahasiswa

Tok…Tok… Anybody Home?

A little bit about my personality

Click to view my Personality Profile page

Our visitors


%d blogger menyukai ini: