Arsip untuk September, 2008

26
Sep
08

Laskar Pelangi The Movie

Perhatian. Post yang anda baca ini mengandung Spoiler

Laskar Pelangi

Laskar Pelangi

Huff… Finally nonton juga film yang satu ini. Film yang sangat bagus, benar-benar keren. Sinematografinya keren, ceritanya bagus, dan pesan moral dibelakangnya pun luar biasa, aktingnya pun bagus banget. A really good meme.¬†Gak ngerasa rugi bayar selawi ribu buat nonton nih film di Blitz Megaplex.

Gue udah nunggu film ini keluar sejak membaca iklannya di koran Kompas beberapa minggu lalu di perpus TF. Setelah itu gue langsung ngesms seseorang buat ngajak nonton film ini dan dia bersedia. Sayangnya pas hari H dia sedang berhalangan. Hmmm, mungkin karena cemburu? Alhasil gue nonton ama kabinet Shana. Not bad at all… Sambil nonton sekalian kenalan ama anak-anak baru, menambah koleksi jaringan gue.

Lucunya, sebenarnya gue berencana nonton besoknya.. Karena mau ngerjain TA dulu pas malamnya. Sayangnya ternyata gue terbujuk dan teracuni, apalagi menimbang kemungkinan tidak bisa pulang diantar radix karena waktu nonton film yang udah mepet. Walhasil, gue cuma bisa bilang gini ke nandar via sms “gue milih nonton laskar pelangi, sayonara TA”

Hehehe… semoga Pak Andri (pembimbing gue) tidak baca blog ini, kalo tidak mampus deh gue….

Oh ya, satu hal mengenai kepopuleran film ini. Pas malam jumat ketika film ini diputar perdana ada satu fenomena menarik. Apakah itu? Di status teman-teman gue di YM via HP mereka menulis hal yang senada: “ITB pindah ke Ciwalk XXI”. Hehehe… inilah dampak sebuah film, begitu banyaknya mahasiswa ITB yang nonton pas malam itu sehingga kalo rektor ITB mau mengadakan kuliah umum bisa dilakukan di bioskop XXI ciwalk. Bravo buat orang-orang yang tahu tontonan bagus itu seperti apa…. Btw Jangan-jangan Masjid Salman sepi ya pas salat tarawihnya? Orang-orangnya pada nonton semua. PARAH… ūüôā

Back to our main topic… Laskar Pelangi bisa gue katain sebagai Film Indonesia terbaik yang pernah gue tonton selama tahun 2008 ini. Tema ceritanya boleh dibilang beda ama yang lain. Sedikit banyak ngingetin gue ama proyek “Anak Seribu Pulau” nya Garin Nugroho yang diputar pas jaman gue SD-SMP. Two Thumbs up untuk Andrea Hirata, Riri Riza, dan Mira Lesmana….¬†

Sinopsis cerita film ini bisa dibaca di sini.

Kalo postingannya Iqbal di blognya ngebahas mengenai asal usul nama sekolah yang berarti waktu luang hingga kepakarannya roy suryo, gue bakal meliat film ini dari sisi humanisnya. Sekolah adalah penting. Tidak ada tawar menawar dalam hal ini. Semua orang berhak untuk mengecap tetes manis kehidupan yang bernama pendidikan. Bahkan hal ini sudah termaktub dalam Pasal 31 UUD 45, salah satu dasar peraturan terpenting di negara ini yang kedudukannya cuma setingkat berada di bawah pancasila.

Pendidikan yang diusung oleh Andrea Hirata dalam novelnya yang fenomenal itu tidak hanya mengandung pengertian bahwa sekolah mengajarkan ilmu pasti belaka. Melainkan juga pembangunan karakter, norma-norma dan budi pekerti terhadap peserta didiknya. Miskin bukan halangan, bahkan idiot pun bukan rintangan. Ingat tentang Harun dalam film ini yang menggambar kucing di lembar jawabannya? Sekolah bukanlah tempat untuk mendikte orang untuk menjadi hitam putih. Melainkan justru untuk belajar menikmati warna pelangi, mejikuhibiniu.

Laskar Pelangi Bersama bu Muslimah

Laskar Pelangi Bersama bu Muslimah

Well, filmnya sendiri bukan berarti tanpa cacat. Gue ngeliat film ini penuh dengan unsur humanis dan humor yang terkadang dipaksakan. Di tengah-tengah film diceritain si Ikal (andrea waktu masih kecil) sedang jatuh cinta pada A Ling, anak pemilik toko kelontong langganan SD 1 Muhamadiyah. Di tengah badai asmara itu, A Ling pindah ke Jakarta dan memberi Ikal gambar Paris (spoiler: tempat kuliah Andrea saat mengambil S2 adalah di kota Sorbonne, Prancis). Di saat seperti itu scene digambarkan sepi, bahkan toko yang runtuh pun tidak dapat mengusik hati Ikal yang gundah gulana. LEBAYYYY!!!!

Setelah itu terdapat adegan tari-menari khas India yang dinyayikan oleh Mahar, sahabat Ikal, dengan menggunakan langgam melayu khas Rhoma “oma” Irama. Wooops, agak sedikit mengikuti pola film India ya? Tapi perlu disaluti juga nih si Riri Riza atas usahanya. Sekalipun sekali lagi gue ngerasa gimana gitu kalo yang ngebawainya anak kecil, lucu plus jayuz hehehehe ūüėÄ

Selain itu film ini juga mengurangi beberapa detil informasi dari bukunya. Detil info seperti nama buaya yang selalu ditunggu oleh Lintang ketika mau sekolah (namanya Bondenga kalo mau tahu), Pekerjaan Lintang setelah gede adalah sopir truk di Belitong, dan yang datang ke pulau hantu sebenarnya cuma dua orang: Mahar dan Ikal. Tapi gak pa-pa, bisa dimaklumi karena durasi film yang pendek (2 setengah jam mirip kaya The Dark Knight).

Di saat nonton film ini gue kepikiran satu hal yang terus mengganggu: “Coba kalo pengurus dan pengajar rumah belajar nonton film ini barengan ya? Kayaknya bisa nambah motivasi buat terus berjuang memajukan pendidikan di sekitar sangkuriang” Bagaimana tidak, sambil menonton ini gue selalu diingetin akan pentingnya belajar dan pendidikan. Tema yang cocok banget kalo film ini diputar pas malam keakraban rumah belajar. Melihat Bu Muslimah dan Pak Harfan yang tetap semangat mengajar sekalipun kondisi ekonomi pas-pasan dan jumlah murid cuma sepuluh benar-benar menohok gue (dan semoga aja rekan-rekan rumah belajar yang lain): “Mereka saja bisa berjuang atas nama pendidikan sekalipun hidupnya susah, kenapa kita tidak mencoba membangun rumbel menjadi lebih baik dengan nama almamater gajah sakti yang kita miliki?” Perih…

Gue bakal menutup postingan ini dengan sebuah cerita tentang Lintang, sahabat si Ikal. Lintang dikisahkan sebagai anak yang cerdas dan bersemangat tinggi mengejar arti pendidikan. Kemampuan belajarnya tinggi, bahkan dia mampu menunjukkan kesalahan panitia cerdas cermat sewaktu lomba. Lintang rela bersepeda hingga SDN 1 Muhamadiyah yang jaraknya cukup jauh bahkan mesti melewati sarang buaya untuk pergi bersekolah. Bahkan quotenya Lintang adalah “Kita harus sekolah, Kal.” Betapa telihat kalau si Lintang begitu mencintai kehidupan sekolah bahkan bersungut ketika sekolah usai. Gue ngerasa iri ama dia… He love school very much, i don’t think my relationship with my almamater is that good….

Di akhir novelnya, Andrea menulis bahwa Lintang menjadi sopir truk karena dia mesti putus sekolah pas SD saat bapaknya meninggal dunia. Tapi yang tidak diketahui oleh orang banyak, terakhir kali Andrea kesana… Lintang sudah menghilang.

Betapa sayangnya apabila bangsa ini kehilangan Lintang-Lintang yang lain. Orang-orang cerdas yang dapat menjadi aset bangsa bahkan peradaban. Kunci untuk membangun bangsa dan memperbaiki keadaan terpuruk kita saat ini adalah melalui mereka, kuncinya dengan cuma satu kata: PENDIDIKAN!

Pengen tau lebih banyak tentang film ini? Klik link ini

PS: Terima kasih buat Shana yang udah mengundang buka puasa dan nonton film, Karin yang bersedia menjadi host yang baik, dan Kuti yang ngebeliin tiket. Jazakilah khairan katsira (semoga Allah membalas kebaikanmu).

26
Sep
08

Marhaban Ya Liburan

Yakk…

judul posting kali ini ga salah. Marhaban ya liburan eh lebaran…

Selamat datang kembali kemacetan saat mudik. Selamat datang kembali harga-harga yang naik akibat ulah spekulan-spekulan tak bertanggung jawab. Selamat datang kembali sms-sms yang telat terkirim akibat servernya down. Selamat datang kembali wahai ketupat lebaran dan opor ayam yang nikmat itu (glekkkh udah pengen makan aja bawaannya). Selamat datang kembali wahai liburan panjang yang melenakan kita dari kewajiban menulis laporan TA dan tugas-tugas keparat itu. Dan (tentu saja) selamat datang baju baru, kenaikan berat badan, dan tamu-tamu silaturahmi di lebaran tahun ini.

Well, saya cuma mau mengingatkan lagi kepada teman-teman sekalian akan fakta yang sederhana ini:

Selamat hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1429H

Taqobalallahu minna wa minkum,

Shiyamana wa shiyamakum

Minal Aidin Wal Faidzin

Mohon maaf lahir dan batin

Semoga kita bisa bertemu kembali dengan bulan puasa tahun depan. Semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT. Dan semoga puasa tahun ini menjadikan kita menjadi orang yang lebih baik. Amin.

Omong-omong tentang lebaran, mungkin ada sesuatu yang perlu diluruskan mengenai frase kata minal adidin wal faidzin dan halal bil halal. Kedua kalimat ini tidak dikenal dalam bahasa arab. Bahkan artinya membingungkan apabila dibaca, kecuali bila diterjemahkan satu persatu. Tidak percaya? Minal aidin wal faizin terjemahannya adalah: dari orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Ini tentu bukan kalimat sempurna. Entah dipenggal dari kalimat apa. Kalau mau menebak-nebak, mungkin yang dimaksud adalah: Semoga Anda termasuk orang-orang yang kembali (ke jalanTuhan) dan termasuk orang yang menang (melawan hawa nafsu). 

Yang lebih pelik adalah memahami asal-muasal halal bi halal. Sampai kuping berdenging pun kita akan susah mengerti kenapa frasa yang berarti halal dengan halal itu kemudian kita pakai untuk pertemuan setelah Lebaran. Apakah karena dalam pertemuan itu kita dihalalkan makan pada siang hari, sesuatu yang haram dikerjakan saat Ramadan. Tapi apa bedanya kalau pertemuannya pada malam hari?

Well, itulah keunikan Lebaran di Indonesia. Memang orang indonesia itu kreatif, bahkan bahasa arab pun bisa “dipaksa” mengikuti keinginan kita. Mana ada bangsa lain yang bisa seperti ini? (kecuali jepun dan singapur dengan japlish dan singlishnya kali?). Viva Indonesia….

Selamat menunggu hari raya idul fitri 1 syawal 1429H. Saya akan di Kalimantan dari tanggal 28 september sampai 9 Oktober 2008. Jadi kemungkinan besar YM dan blog ini tidak akan dibuka sampai tanggal 9 nanti. CU ūüôā

Pesan sponsor:

“Jangan lewatkan lebaran kali ini dengan membeli baju baru dan perilaku konsumtif lainnya. Ingatlah kalau salah satu makna puasa satu bulan penuh adalah belajar berbagi dengan sesama, terutama dengan saudara-saudara kita yang tidak mampu. Jadikan idul fitri sebagai hari dimana kita memakai “baju” hati yang baru, bukan sekedar penampilan baru”¬†

26
Sep
08

Puisi

Baru aja ngebaca blog yang lucu banget, nemu puisi ini:

AKU INGIN

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Najis, keren mampus….

Bisakah kita mencintai dengan setulus hati. Tanpa tendeng aling-aling?

Tanpa berharap apapun dari yang kita cintai?

Gue suka puisi Sapardi Joko yang satu ini. Benar-benar suatu hal  yang hebat bagi gue kalo bisa nemuin orang yang bisa mencintai gue tanpa syarat seperti ini.

23
Sep
08

Film Holywood Versi Basa Sunda

a. Saving Private Ryan – Nulungan si Rian

b. Enemy At The Gate – Musuh Ngajedog di Pager

c. Die Hard – Teu Paeh-Paeh

d. Die Hard II – Can Paeh Keneh

e. Die Hard III With A Vengeance РNya’an euy Hese Pisan Paehna

f. Bad Boys ‚Äď budag bedegong

g. Rocky – Osok Neunggeulan Batur

h. Rain Man – Lalaki Cicing di Bogor

i. Here’s Something About Marry РAri Ceu Meri Teh Kunaon?

j. Mission Impossible – Moal Bisa

k. Titanic – Tilelep

l. Paycheck – Nganjuk Heula

m. Reign of Fire – Beubeuleuman

n. Original Sin – Tara Ka Mesjid

o. Sleepless In Seattle – Cenghar Di Ciateul

p. Silence of The Lambs – Embe Pundung

q. Ghost – Jurig Kasep

r. Bad Boys – Budak Baong

s. Are We There Yet? – Lila Teuing Nepina Euy?

t. Home Alone – Tinggaleun

u. Casablanca – Mengkol Ti Sudirman

v. Gone In Sixty Seconds – Indit Siah Kaditu!

w. The Awakening – Hudang Sare

x. After The Sunset – Tereh Maghrib

23
Sep
08

Pulang (Banjarbaru)

                                                                                                           ·
Syukurlah….

Akhirnya sebentar lagi bisa pulang lagi ke kotaku, Banjarbaru.

Bagi yang tidak tahu dimana banjarbaru, itu memang wajar. Dibanding dengan Banjarmasin yang merupakan ibu kota provinsi, Banjarbaru memang relatif tidak dikenal. Kota ini merupakan kota administratif yang merupakan sub-urbannya Banjarmasin alias kota pendukung.

Kalau ditanya tentang apa yang menarik dari kota saya dibanding Bandung saya pasti bingung mau menjawab apa. Meski ukuran kota ini relatif mirip dengan kota Bandung tapi banjarbaru sebenarnya tidak punya apa-apa. Mau mencari hiburan? Nyari bioskop saja tidak ada mas…. Alhasil hobi nonton saya lebih banyak disupport oleh HBO dan penyewaan DVD di kota ini.

Tetapi meski begitu selalu ada yang saya kangenin dari kota ini….

Teman, keluarga, Rumah, dan masakan banjar.

TemanTeman-teman SMA

Teman… Hmmmf, saya kangen sekali bertemu dengan mereka. Didik, Puput, Adhit, Hudan, Hadi, dan Ogi merupakan teman-teman berharga yang saya miliki. Saya penasaran mendengar kisah-kisah mereka. Wajar kan bagi orang yang hanya pulang sekali setahun untuk merasa kangen dengan teman-teman lamanya? Apakah pada masa lebaran ini mereka sudah mulai berubah? Apakah diantara mereka ada yang sudah lulus? Tidak sabar rasanya bertemu dengan mereka. Orang bilang masa-masa SMA adalah masa-masa terindah. Saya berani bilang hal itu karena persahabatanlah yang membuat semua keajaiban terjadi.

Keluarga, Mama, Ka Memel, Ka Uun, Ka Ina, Ka Nanang, dan keponakan-keponakan kecilku… Apa kabar mereka sekarang ya? Khusus untuk almarhum Abah, saya merasa sangat kangen untuk menjenguk nisan beliau (yup benar sekali, dalam bahasa banjar ayah atau bapak diartikan sebagai abah, sama seperti bahasa sunda). Ingin rasanya menangis di haribaan ibunda dan tersedu-sedu memohon ampun. Disaat lebaran memang paling syahdu bila dihabiskan dengan keluarga.

Rumah, Wijaya Kusuma No. 17, siapa yang tidak kenal alamat ini? Alamat ini sakti sekali. Bukan saja karena terletak di tempat yang strategis di kota ini melainkan karena rumah nyaman yang ada di atasnya. Bisa dibilang sebagian besar masa remaja saya dihabiskan di rumah ini (selain rumah dinas pembantu gubernur dan bupati barabai tentu saja). Di rumah ini terjalin cinta dan kehangatan sebuah keluarga. Masih teringat betapa banyak kenangan manis di rumah ini. Pertama kalinya main sepeda, pertama kalinya mengaji, pertama kalinya main game ampe jam 6 pagi, dan masa-masa penuh kenangan lainnya. Setelah saya pulang ke bandung akan saya upload foto rumah saya di blog ini, janji deh.

Soto Banjar

Soto Banjar

 

Ketupat Kandangan

Ketupat Kandangan

Masakan Banjar. Jujur saja, naluri wisata kuliner saya baru pertama kalinya terasah di Bandung. namun suatu ketika Gibran (yang pake jaket biru IMA-G di foto diatas) menunjukkan temapat makan soto banjar enak, saya langsung ketagihan. Hmm… Teman, bila kamu berkunjung ke kalimantan selatan dan tidak sempat mencicipi soto banjar, ketupat kandangan, atau tahu guntung payung, maka bisa saya katakan kalau kamu rugi besar. Bagaimana dengan tempat makan di kota bandung yang sempat saya liput sebelumnya? ¬†Tidak ada apa-apanya (sombong mode ON). Kenapa? Karena masakan banjar is the top of the top….. Salah satu ciri utama dari masakan banjar adalah berkuah dan sedikit sambal dan sedikit MSG. Liat saja kedua gambar di atas, terlihat enak kan….

Masakan banjar tetap no 1 bagi saya. Kalo pak Bondan bilang masakan dibagi menjadi beberapa tipe seperti maknyos dan top markotop, maka akan saya klasifikasikan masakan banjar menjadi dua tipe: Enak dan enak sekali…. Yummmi

Apa lagi ya yang bisa saya ceritakan tentang daerah asal saya?

Pulau Kembang

Pulau Kembang

Loksado

Loksado

Masjid Jami Martapura

Masjid Jami Martapura

Untuk tempat wisata sendiri kalsel lebih banyak ditopang oleh daerah penghasil kerajinan tangan seperti Martapura (yang terkenal dengan batu intannya), Loksado (terlenal dengan wisata arung jeram dan air terjunnya), Pasar terapung (pernah belanja diatas jukung alias sampan? Harus datang pagi-pagi kalau mau kesana), dan pulau kembang (pulau yang memiliki banyak monyet, mereka liar tetapi tidak takut pada wisatawan).

Begitulah wisata dan kondisi daerah saya. Menyenangkan untuk dikunjungi bukan? Mungkin saja teman-teman berminat mau backpacking kesana mungkin? Boleh saja datang ketempat saya. Insya Allah saya siap menjadi Host. Siapa tahu bisa meniru konsep Hospitality Club atau Couch Surfing ūüėČ

Banjarbaru, i’m Home @ 28 September 2008

18
Sep
08

Keisengan Saya (apa arti sebuah nama)

Hmmm… Hari ini hari yang kurang kerjaan… Boleh dong kali ini nyampah di blog sendiri. Lagi pula blog bisa diartikan sebagai sarana untuk menunjukkan kenarsisan diri sendiri di muka umum.

Kalau judul di postingan blog radix dia bertanya apa artinya sebuah nama. Maka boleh dong kalau saya sebut bahwa arti sebuah nama sangatlah penting bagi saya. Memang betul kalau seandainya “Mawar” diberi nama lain maka tidak akan merubah karakteristik dirinya sendiri. “Mawar” toh tetap harum dan berduri sekalipun diberi nama “Melati”. Tetapi kalau diberi nama “kucing” bukan berarti “mawar” dapat mengeong bukan? Maka berikanlah nama yang bagus pada semua yang kita miliki sesuai dengan karakteristiknya.

Jangan sampai lukisan seindah “Monalisa” kita beri nama “Anjing Menggonggong” selain tidak lucu juga berkesan aneh pada objek nama tersebut. (Bayangan orang pada lukisan “Monalisa” adalah seorang wanita dengan senyum malu-malu yang sempurna… kalau diberi nama¬†“Anjing Menggonggong” akan memberi kesan humor yang rada jayus pada lukisan ini.)

Mengenai arti nama saya sendiri sangatlah bagus…

Dua kata di depan nama saya adalah dua buah kata yang bermakna baik dalam bahasa arab.

“Akhmad” berarti terpuji, berarti saya diharapkan sebagai orang yang terpuji (benar atau tidak itu persoalan lain). Tidak percaya? Mari kita coba baca kutipan dari mbak wikipedia sebagai berikut:

“AŠł•mad¬†(ō£ō≠ŔÖōĮ¬†also¬†Ahmed), is the¬†transliteration¬†of an Arabic¬†given name¬†that comes from the Arabic¬†Triconsonantal¬†root of¬†Šł§-M-D¬†ō≠ŔÖōĮ (“praise”), meaning “highly praised” implying “one who constantly thanks¬†God“. One of the Islamic prophetMuhammad‘s many names is Ahmad, the name ‘Muhammad’ pre-dating ‘Ahmad’.

The context by which “Ahmad” or “Ahmed” is referred to as “praised”, can at times be mistaken, it is because the Prophet¬†Muhammad¬†was so highly regarded in¬†Islam¬†that the name “Ahmad” has come to mean “highly praised”.”

Hmmm… Ternyata salah satu arti nama depan saya berarti orang yang terus menerus bersyukur pada Allah. Selain itu juga berasal dari salah satu nama panggilan Nabi Muhammad…

Sedangkan kata kedua dari nama saya “Rakhmattullah” terdiri dari dari dua kata “Rahmat” dan “Allah”. Rahmat artinya Rezeki atau Pemberian. Sedangkan Allah adalah nama Tuhan dalam agama Islam. Nama kedua ini bila digabungkan berarti rahmat dari Allah… Hmm nama yang bagus bukan?

Sedangkan bila digabungkan dengan kata yang pertama akan menjadi yang terpuji dan dirahmati oleh Allah.. Wihhh… Nama yang berat bukan… Keren…

Kata ketiga dan kata keempat dari nama saya agak bias maknanya. Ketika saya tanyakan ke orang tua saya, nama ini berasal dari nama kakek dari pihak ibu dan ayah. “Sofyandi” berasal dari nama kakek saya dari pihak ayah yaitu “H. ¬†Sofyan”. Sedangkan “Sedar” berasal dari nama kakek dari pihak ibu, “H. Ibrahim Sedar” (kata H di depan nama berarti “haji”, gelar yang diberikan kepada seseorang ketika dia telah menunaikan rukun islam kelima yaitu ¬†melakukan ibadah haji di tanah mekah).

Kalau mau dibikin kemiripan, bisa dikatakan nama “Sofyandi” berasal dari kata “Sofia” dari bahasa yunani. Arti kata “Sofia” adalah bijaksana… Hmm aneh sekali? Apakah orang banjar¬†jaman dulu sudah memilki hubungan dagang dengan bangsa yunani sehingga bisa mengadopsi nama mereka? Atau di jaman dahulu orang belanda biasa memakai nama “sofia” lalu diadopsi oleh penduduk asli kalimantan? Wallahua’allam

Sekarang mari kita coba nama saya di dunia yang sama sekali berbeda… Dunia Virtual… (saya tidak akan menggunakan istilah dunia m*** karena masalah pribadi :p ).

Alat percobaan saya adalah search engine paling wahid saat ini: google.

Percobaan Pertama… Mari kita coba nama “yandi” terlebih dahulu… Saya menggunakan tanda kutip supaya hasilnya diskrit dan absolut… Hup… klik….

Tercatat mbah google mencatat 982.000 nama yandi di dunia virtual (untuk selanjutnya disebut DV saja ya). Bagaimana dengan dari halaman web indonesianya? Tercatat 29.800 nama. Yang menarik adalah tautan web pertama google (yang berarti banyak tautan menuju web ini) dari nama “yandi” adalah nama pertambangan di Australia. Hubungannya apa ya?

Percobaan Kedua… Sekarang kita coba nama “Sofyandi Sedar”. Nama kedua yang saya sering pakai di dunia DV. “klik”. Tercatat 252 nama ini di DV. Yang menarik adalah nama kedua ini langsung merujuk ke alamat ¬†blog ini. Well, mulai spesifik merujuk ke saya ya… (ehemm… mulai merasa populer)

Percobaan ketiga… Sekarang kita coba nama “Akhmad Rakhmattullah”. Ohhh, mbah google yang maha perkasa tunjukkan keagunganmu…… “Klik”. Sembilan puluh satu nama keluar… hmmm… mulai tambah sedikit ya.

Percobaan kempat… Kali ini nama lengkap saya “Akhmad Rakhmattullah Sofyandi Sedar”. Duhai gusti google… Tunjukkan kemampuanmu yang sakti mandra guna itu…¬†

“Klik”. Hanya 47 nama… Well tidak buruk, beberapa orang yang saya coba hanya memilki tautan di google sedikit saja…

Hmmm… Mungkin orang-orang lebih kenal saya dengan nama gaul saya: “yandhie”.

Percobaan kelima… “Klik”…. Hasilnya lebih banyak dari yang saya duga… 2480 nama. Yang menarik adalah nama ini langsung dirujuk di list pertama google sebagai nama seorang romo di web ini. Berarti saya kurang gaul di google

Well, demikianlah keisengan saya akan pencarian nama ini… Bagaimana dengan kamu sendiri teman? tertarik mencobanya? Siapa tahu kamu akan menemukan nama orang yang mirip dengan kamu…

Selamat Mencoba…….

Omong-omong tentang nama… Tahukah kamu bahwa ada jajak pendapat di AS bahwa 49% responden mempertimbangkan untuk menamakan anak mereka “Coke” dan “Kraft” atau sesuatu yang serupa apabila dibayar oleh perusahaan yang bersangkutan setengah juta dolar, dan 21 % akan menerima tawaran tersebut bila harganya pas? What is in the name? Ada apa dengan nama? Sekarang nama bisa jadi komersil ya….

(sumber dari buku John Naisbitt, Mind Set, halaman 164)

16
Sep
08

Ada Apa Dengan Baksil?

Hmmm… Rasanya saya telat beberapa hari untuk memposting tulisan ini… Wah gapapa deh… Yang penting apresiasi saya tersampaikan….

“Idealnya daerah Bandung Utara dan Barat banyak ditumbuhi pepohonan untuk menyimpan cadangan air,” ujar anggota Dewan Pakar Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS)¬†Sobirin

Babakan siliwangi adalah hutan kota. Disini terdapat daerah resapan air dan mata air yang dulunya dipakai oleh Air Ganesha sebelum bangkrut.

Permasalahan yang ada sekarang dengan babakan siliwangi adalah rencana untuk menjadikan tempat ini sebagai area komersil. Saya kurang menangkap mengenai apa yang dimaksud oleh area komersil… Permasalahnya begini… (Berdasarkan perkataan bu yuli, ketua sarpras ITB) Dahulu rencana pembangunan babakan siliwangi (disingkat dengan istilah baksil) adalah untuk restauran dimana pengunjungnya bisa melihat seniman melukis… Seperti Pasar seni Ancol. Tetapi sekarang para seniman tersebut dipindahkan ke kebun binatang…

Hmm, mencurigakan. Ada apakah gerangan?

Dari beberapa blog yang saya baca terlihat bahwa rencana pembangunan baksil ini berkaitan untuk membangun mall semodel Ciwalk dan Paris van Java. Hmmmf…. UUD (ujung-ujungnya duit)…

Lalu permasalahannya dimana? Banyak…

Dengan semakin berkurangnya ruang terbuka hijau (RTH) di kota bandung menyebabkan muka air tanah berkurang, pasokan air minum berkurang, dan banjir merajalela… Apakah kita mau hal seperti ini terjadi?

Beberapa teman saya seperti Shally dan Radix memasukkan tulisan mengenai permaslahan baksil ini ke dalam blog mereka. Dan saat ini KM ITB berupaya memperjuangkan agar pihak pengembang mengurungkan niat mereka membangun baksil. Klik disini untuk info lebih lengkap.

Berikut adalah postingan dari beberapa blog:

Dari Blog Radix:

Manifesto Babakan Siliwangi

  1. Bandung adalah milik bersama. Oleh karena itu setiap warga Bandung berhak untuk ikut berpartisipasi dalam menentukan masa depan kotanya.
  2. Pemerintah kota mengemban amanah agar membawa Bandung menjadi kota yang memiliki tingkat kenyamanan berhuni, sosial dan ekologis yang sangat tinggi.
  3. Sebagai salah satu syarat untuk mencapai tingkat kenyamanan berhuni adalah disediakannya ruang terbuka hijau yang tidak saja berfungsi sebagai paru-paru kota, tapi juga untuk kepentingan sosial warga kota dalam berkehidupan sehari-hari.
  4. Pemerintah kota Bandung harus mampu mencapai target ruang terbuka hijau sebesar 30 persen dari luas total kota. Oleh karena itu Babakan Siliwangi sebagai bagian dari sistem ruang terbuka hijau Bandung harus dipertahankan keberadaannya.
  5. Menolak komersialisasi Babakan Siliwangi.

Bandung, 31 Agustus 2008
Masyarakat Peduli Babakan Siliwangi

Dari Blog Shally:

“…Tebak berapa luas Bandung Indah Plasa. Berapa? duaribu, limaribu? Lantai dasarnya saja berluas limabelas ribu meter persegi sementara lantai dasar Ciwalk tanpa bagian ekstensionnya berluas sekitar enam ribu meter persegi. Tidak masuk di logika saya bahwa¬†seabrek-abrekfasilitas tempat pertunjukan, butik, pusat kebudayaan, dan sarana olah raga tadi akan cukup menempati lot seluas dua ribu meter persegi. Masih mau membodohi kami?…”

Dari Blog Shana:

“…Jadi, kini seberapa jauh kita dari akhir perjuangan? itung-itungannya, bandung harusnya memiliki 30% lahan RTH, dimana sekarang ini baru mencapai 8%. yo,¬†mari masyarakat bandung yang merasa memiliki – harusnya mah iya – baksil, jadikan babakan siliwangi ruang terbuka hijau milik kita semua, ruang publik yang bisa menjadi wadah pengembangan masyarakat bandung berkelanjutan. jangan hanya secara tertulis dan aturan kita membuatnya demikian, namun ayo kita tancapkan di hati dan lakukan dalam bentuk perbuatan…”

Dari Blog AAA:

“…Satu-satunya calon yang tidak hadir waktu itu adalah Dada Rosada. Sekarang, setelah beliau dinyatakan menang, walaupun belum dilantik, tampaknya sudah ada pihak-pihak yang mulai memaksakan keinginannya untuk menyulap kawsan hijau dan terbuka Babakan Siliwangi menjadi kawasan bisnis. Perusahaan yang mengaku sudah punya IMB tersebut adalah perusahaan yang sudah lama ‚Äúmenguasai Bandung‚ÄĚ, yaitu Istana Group….”

Gawat teman…

Disela-sela isu pemanasan global dan krisis energi ternyata di halaman belakang rumah kita sendiri (bagi yang merasa mahasiswa ITB) ada permasalahan yang perlu diselesaikan bersama…

Ayo teman-teman… kita cegah pengrusakan lingkungan ini. Kita bisa berkontribusi bersama dengan menggunakan people power dari blog dan petisi online.

Syukur-syukur yang berwenang bersedia mendengarkan…

Babakan Siliwangi bandung

Babakan Siliwangi bandung

 

Ingin Berkontribusi? klik link di bawah ini:

 http://www.petitiononline.com/baksil/




Human Calender

My beloved reader

  • 125,642 orang

Survei Mahasiswa

Tok…Tok… Anybody Home?

A little bit about my personality

Click to view my Personality Profile page

Our visitors